Rabu, 22 November 2017

Makam Kyai, Cerita Ghaib, Pohon Kamboja dan kehidupan masjid jami



Nama          : Yuli Noviyanti
Nim            : 175231122
Kelas          : 1 D PBS

Makam Kyai, Cerita ghaib, Pohon Kamboja dan kehidupan Masjid Jami
            Masjid salah satu tempat ibadah bagi umat islam. Masjid rumahnya Allah. Karena disitulah umat islam melakukan sembahyang dan meminta ampun kepada sang pencipta. Masjid dari dahulu sudah di bangun mulai lahirnya para nabi, masjid telah di bangun. Hingga agama islam tersebar di berbagai daerah dan penjuru dunia. Di indonesia sudah banyak masjid kuno yang di bangun dari abad-abad dari para kerajaan yang ada di indonesia. Dan berdasarkan masjid yang di bangun banyak sejarah-sejarah yang terkandung di dalam mendirikan masjid tersebut. Serta cerita-cerita jatuh bangun dalam mendirikan sebuah masjid tersebut.
            Disetiap daerah pasti ada satu ataupun dua masjid yang berdiri di wilayah tersebut. Contohnya dalam kampung pasti ada satu atau dua masjid yang berdiri di kampung tersebut. Ada yang menjadi masjid modern, masjid kuno, ada pun masjid yang berupa dua unsur tersebut. Di dalam perkampungan tersebut masjid akan di jaga dengan baik, karena disitulah tempat sembahyang. Sekarang juga banyak bantuan dari pemerintahan untuk membangun sebuah masjid dalam kampung. Bila belum punya masjid di beri bantuan untuk membangun. Bila sudah punya masjid tapi belum bagus maka akan di renovasi oleh pemerintah.
            Disini akan membahas sejarah, keunikan, serta kehidupan masjid jami karangmojo, yang letaknya di daerah karanganyar. Tujuannya disini untuk mengetahui sejarah, keunikan, serta kehidupan yang ada di masjid jami karangmojo, kecamatan tasikmadu, kabupaten karanganyar. Metode pencarian informasi melalui wawancara  serta observasi ke masjid tersebut. Dalam pemerolehan informasi mewawancari Bapak Jayadi. Bapak Jayadi adalah salah satu cucu dari pendiri masjid jami karangmojo. Yang diyakini banyak mengetahui silsilah masjid jami karangmojo. Bapak Jayadi mendapatkan informasi dari cerita-cerita kakaknya serta kakeknya. Sehingga Bapak Jayadi mengetahui silsilah Masjid Jami karangmojo.
            Masjid Jami karangmojo menjadi objek, karena masjid jami karangmojo berbeda dengan masjid yang lain. Di bangun pada tahun 1865. Kurang lebih umur masjid jami karangmojo adalah 152 tahun. Termasuk masjid yang kuno menurut tahun didirikannya. Dan kalau di bayangkan masjid ini begitu lama dan pasti banyak cerita yang ada di dalamnya.
Keadaan Masjid secara umum
            Masjid Jami Karangmojo terletak diDusun Karangmojo, Kecamatan Tasikmadu, Kabupaten Karanganyar. Di depan masjid terdapat gapura yang terdapat nama Masjid Jami Karangmojo yang didirikan 1865. Bangunan Masjid Jami termasuk masjid yang kuno. Bagunan masjid menggunakan bahan-bahan yang dipakai, masih peninggalan jaman dulu belum diganti. Di serambi masjid ada bedug warna coklat yang sudah tua. Di dalam masjid terdapat 4 tiang kayu polos. Masjid jami di dalamnya di bagi menjadi 2 ruang. Yang sebelah kanan itu buat perempuan, sebelah kiri buat laki-laki. Disebelah kiri terdapat riang untuk imam dan pojok sebelah utara ada jam besar yang kuno masih bisa dipakai.
            Kalau kita melihat ke sekeliling masjid terasa kita dalam jaman kuno karena terlihat sekali dari bahan-bahan bagunannya. Ukuran masjid jami karangmojo sangat besar. Di dalam masjid tersebut juga terdapat makam satu, yaitu makam pendiri masjid jami karangmojo atas nama kyai muhammad sholeh. Di sebelah utara masjid ada menara yang di bangun tahun 2015 yang berlantai 3. Di sebelah selatan masjid jami karangmojo terdapat taman kanak-kanak dan terdapat juga madrasah ibdiah.
Sejarah Masjid Jami Karangmojo
Mbah Kyai Siro Dudin
            Pendiri masjid jami karangmojo, kecamatan tasikmadu,kabupaten karanganyar didirikan oleh kyai siro dudin, yang makamnya ada didusun titang, kelurahan pandean,kecamatan tasikmadu, kabupaten karangnayar. Beliau ini awalnya mengabdi di adipati mangkunegoro IV di solo, jabatannya sebagai penasehat agama atau spiritual. Beliau berasal dari daerah kebon so, kabupaten boyolali. Beliau bukan asli orang karangmojo. Cukup mengabdi di mangkunegoro IV. Di pandang sudah banyak jasa terhadap mangkunegaran, oleh mangkunegaran diberi hadiah berupa tanah negara perdikan di sebelah dusun karangmojo yang sekarang wilayahnya disebut dengan dusun buran. Cukup banyak tanah yang akan diberikan. Tanah percikan adalah tanah paringan dari mangkunegoro yang bebas dari pajak.
            Semua tanah pada jaman dahulu harus membayar pajak, tapi kalau tanah paringan dari mangkunegoro tidak dipunggut pajak. Kyai siro dudin menolak tanah perdikan tersebut, ia memilih meminta di buatkan masjid yang cukup luas dan rencananya akan dibangun pondok pesantren. Permohonan kyai siro dudin ini di kabulkan oleh mangkunegoro. Akhirnya mangkunegoro mendirikan masjid yang sekarang bernama masjid jami karangmojo.
            Tahun berdirinya masjid jami karangmojo ini kurang begitu jelas, karena saat itu pendirinya sudah meninggal. Dahulu mangkunegoro itu membuat pabrik gula di colomadu setelah pabrik colomadu hasilnya baik, mangkunegoro memandang pabrik tersebut kurang besar. Kemudian membangun lagi pabrik gula di tasikmadu yang lebih besar keadaannya. Sehabis membangun pabrik gula, akhirnya membangun masjid jami karangmojo yang diberikan kepada mbah kyai siro dudin. Tahunnya sekitar tahun 1800an lebih dikit, barangkali yang lebih mendekati 1870.an. setelah masjid yang dibangun jadi mbah kyai siro dudin ini membangun pondok pesantren yang pada waktu itujumlahnya 2 blok yaitu blok sebelah utara masjid sama sebelah selatan masjid. Dahulu santri-santrinya cukup banyak tidak hanya dari lingkup daerah karanganyar tapi ada daerah pesisir utara kemudian daerah solo ke barat sampai ada yang daerah purwokerto, dan derah sebelah timur daerah sragen, ngawi.
Mbah Kyai Muhammad Sholeh serta Makamnya
            Kepengurusan pondok pesantren dilanjutkan oleh putrannya yaitu mbah kyai muhammad sholeh yang makamnya persis ada di belakang masjid jami karangmojo. Yang sekarang tepatnya berada di sebelah kiri tempat imam yang ada di masjid jami karangmojo. Makam tersebut di pagari dengan kayu dan di beri keranda putih. Namunya tak begitu tertera, karena batu nisan terbuat dari batu. Dan batunya itu terdapat tulisan menggunakan bahasa arab. Ada 3 batu nisan yang dari batu. Yang pertama ada di depan, kedua ada di tengah dan yang ketiga ada di belakang.
Kalau melihat makam Mbah kyai muhammad seperti makam-makam orang biasa. Yang membuat beda ialah makam tersebut berada ada di dalam masjid jami karangmojo. Makam mbah kyai muhammad sholeh diberi ruangan tersendiri dan terdapat lampu serta keranda. Makam mbah kyai muhammad sholeh selalu di jaga dan dirawat oleh marbot ( penjaga masjid) yang ada di masjid jami karangmojo.
Banyak pejabat-pejabat yang datang ke masjid jami karangmojo dari banyak pejabat dari pemerintah karanganyar. Tapi pada umumnya pada datang ke masjid jami karangmojo setelah parkir di halaman langsung beliau ke makam lewat jalur selatan. Antara satu jam atau dua jam. Banyak orang yang tidak tau ternyata perkiraannya para pejabat. Pengurus masjid pun tak menanyakan siapa dari mana, karena masyarakat dan pengurus masjid  mempersilahkan kalau ada orang yang berdoa di masjid jami karangmojo. Apa karena ridho allah yang bedoa di makam mbah kyai sholeh banyak yang terkabul.
 Setelah beliau meninggal kepengurusan masjid dan pondok pesantren dilanjutkan oleh putrannya yang bernama mbah kyai man rejo. Setelah  beliau wafat, dilanjutkan oleh putrannya yang bernama mbah kyai imam suhardi. Setelah meninggalnya kyai imam suhardi ini, dilanjutkan oleh pak kyai imam suhuri. Kemudian sepeninggalnya mbah suhuri ini merupakan kyai terakhir dari keluarga mbah kyai siro dudin.  Kemudian masjid dan pondok pesantren dilanjutkan oleh cucu-cucunya mbah imam suhari tetapi bentuknya kolektif. Kyai nya sudah tidak ada, dilanjutkan kepengurusannya secara kolektif. Oleh cucu-cucunya mbah kyai imam suhuri seperti bapak jayadi, bapak abu, bapak samsudin. Imam suhuri adalah imam terakhir.

Perang belanda 1949
          Pada waktu perjalanannya pondok pesantren sebelum cukup banyak santri-santrinya tetapi pada waktu terjadi perang belanda tahun 1949. Santrinya bubar, pulang kerumahnya masing-masing karena takut ditangkap belanda. Baru sekitar tahun 1950.an banyak santri yang berdatangan ke pondok pesantren yang ada di karangmojo , tetapi asalnya hanya lingkup kabupaten karanganyar. Yang jauh-jauh sudah tidak ada lagi. Seperti daerah mojogedang, gondang rejo, jumantono, jumapolo, jatipuro, jatioso, ada sedikit dari wonogiri. Perkembangan santri fase ke-dua ini cukup lama. Sekitar tahun 60.an sudah tidak ada santri yang nyantri di karangmojo sampai 1965.an saat peristiwa G 30/SPKI.
            Saat itu tidak ada nyantri lagi, oleh cucu-cucunya mbah kyai imam suhadi tadi timbul pemikiran bahwa di masjid jami karangmojo merupakan sumber pengkaderan. Santri-santri yang diharapkan menjadi dakwah islam dilingkungan kabupaten karanganyar secara luas. Tapi karena santrinya sudah ada istem pendidikan sudah sulit untuk dikembangkan. Akhirnya beralih pada jenjang pendidikan formal berupa sekolah.
Madrasah dan TPQ
            Secara sepakat mendirikan sekolah mulai dari TK, kemudian MI, dan MTS. Karena perkembangan cukup baik. Akhirnya, MI, MTS diusukan jadi sekolah negeri. Dan akhirnya pun menjadi negeri. Adapun TK, sama MI masih di cakupan wilayah karangmojo. Sedangkan  yang MTS karena sudah tidak mungkin masih di wilayah masjid jami karangmojo. Dicarikanlah tanah perluasannya yang ada di sebelah utara dusun karanguni yang masih kelurahan karangmojo juga. Sesuai perkembngan jaman MInya berkembang cukup bagus tiap jenjang kelas terdiri dari 4 kelas. Yang A,B,C,D. Perkembangan MTSnya pun cukup bagus,rombongan kelas  terdiri atas A,B,C,D,E,F.
            Disamping lembaga pendidikan yang berhasil kemudian yang ada di masjid jami karangmojo merupakan bentuk TPQ ada 2 rombongan, masuknya 1 minggu 3 kali tiap hari selasa, kamis, jum’at. Muridnya juga cukup banyak.

Pengajian mingguan, bulanan, tahunan
            Adapun kegitan diluar pendidikan berupa, pengajian-pengajian yang berupa pengajian minnguan malam selasa ada, malam rabu, kamis malam,jum’at malam. Pengjian mingguan ada setelah sholat subuh di hari minngu itu bisaada 100.an orang yang datang. Kegiatan bulanan yang diadakan di masjid jami karangmojo pun ada pula. Tiap jumat kliwon diadakan pengajian waktunya ba’da isya sampai jam 10.an yang tiap malam jumat pahing semaan al-quran yang dilakukan oleh pengahfal pondok pesantren yang ada di masjid jami karangmojo. Santri-santrinya diuji oleh ustadnya untuk menghafalkan beberapa surat letaknya dimasjid jami karangmojo. Kemudian masyarkat karangmojo sini ikut nyemak, bacaan santri yang diuji tadi. Yang pengajian tahunan disini masih berlaku tiap malam maulud nabi diadakan pengajian mauludan.
            Tiap terjadi perstiwa isra’miraj diadakan pengajian isra’miraj pada waktu apa malam nuzulul quran jika ada maka akan diadakan pengjian nuzulul quran. Pada waktu peringatan nuzulul quran pada siang harinya diadakan kegitan semaan al-quran lagi 30 juz harus hatam, harus selesai pada hari itu juga yang dimulai dari sehabis sholat subuh sampai magrib biasanya di laksanakan di bulan puasa. Biasanya yang memadu sebagan ustad pondok karangmojo,dan ustad dari solo. Malam peringatan nuzulul quran memberikan hadiah yang diselenggarakan oleh TPQ masjid jami, gabungan 3 tpq yang ikut serta itu masih dalam kelurahan karangmojo. Kemudian yang berupa tahunan, untuk pengajian ibu-ibu diadakan semaan al-quran sehabis sholat dhuhur dilanjutkan jamaah sholat ashar 1 bulan penuh sudah selesai. Kegiatan ini khusus untuk ibu-ibu yang ada pengajian seperti itu.
Cerita Ghaib
Pindah tempat tidur ketika tak sengaja mengompol
            Di masji jami karangmojo ada cerita mahluk halus antara lain mahluk halus yang berada di bedug masjid. Bedug yang ada di serambi masjid jami yang merupakan paringan dari mangkunegoro. Sejalan dengan berdirinya masjid jami tidak heran kalau ada isu-isu kalau di bedug ada penunggunya yaitu jin. Tetapi jin tersebut adalah jin-jin muslim. Ada 2 cerita atau peristiwa yang pertama sejak dahulu di masji jami karangmojo remajanya banyak tidur diserambi masjid tersebut. Ada yang di bawah bedug itu ada. Secara kebetulan anak yang tidur di bawah bedug itu ngompol( kencing pada waktu  tidur yang tidak disengaja) pada saat bangun tiba-tiba sudah pindah tempatnya tidak di bawah bedug tapi dikelurkan pada lingkungan masjid berada di kebun sebelh selatan masjid.
            Disitu ada pohon kleco yang cukup besar dan tinggi dan cukup lama, seiring dengan dibangunnya masjid jami karangmojo ini. Tahu-tahu bangun sudah ada disitu. Ditafsirkan bahwa jin yang menunggu di bedug itu merasa jenggel kok anak ini kencing di serambi masjid, padahal serambi masjid ini tempat yang suci kok dikencingi. Entah gimana anak tersebut sudah pindah ke kebun kleco tersebut.
Memukul anjing pingsan sendiri
            Yang ke dua pada tahun 1953.an. ada peristiwa yang cukup aneh, yang pada waktu itu bapak jayadi salah satu cucu pendiri masjid jami karangmojo ikut tidur di serambi masjid kejadiaannya pada bulan puasa. Yang terjadi pada waktu itu sore harinya ada kenduri. kenduri itu kondangan, sebab biasa masjid jami kalau ada masyarakat punya hajat  harus mengadakan kenduri atau sedekah berwujud nasi dengan lauknya ayam inggkung untuk dibagikan ke masyarakat sekitar karangmojo yang  mau. Pada sore harinya. Santri tadi duduk di sebelah selatan bedug itu sehabis makan sahur itu umumnya makan sahurnya itu dilakukan sehabis jam 12 malam yang sebelum jam 12 malam rata-rata di masyarakat karangmojo ini di lakukan semaan al-quran di masjid karangmojo juga ada, yang dirumah juga ada.
Yang itu jam 12 malam semaannya itu sudah berhenti. Nah santrinya itu duduk-duduk disebelah selatan bedug. Pada waktu itu istilahnya bulan purnama. Banyak kawan-kawannya yang sudah tidur lagi habis sahur. Dia tetap duduk disitu,diluar masjid ada anjing yang ada datang tetapi anjing tersebut bukan anjing dari desa karangmojo tetapi beda desa. Kira-kira mencium tulang-tulang bekas makan siang yang diadakan kondangan. Santri tadi melihat anjing tersebut dia spontal mengambil barang yang ada di sampingnya. Pada waktu itu secara naluri kalau agama muslim terhadap anjing kan gak seneng. Dianngap hewan yang najis,santri tersebut mengambil kayu pemukul bedug. Lalu ia lempar ke anjing tersebut.
Seketika santri tersebut teriak”aduh” langsung pingsan. Kawan-kawan yang ada di dalam masjid bangun dan menolongnya. Setelah dia bangun santri tersebut bercerita disaat ia melempar anjing tersebut menggunakan kayu pemukul bedug serasa ia di pukul oleh orang dan ikut keras. Makanya dengan seketika santri tersebut teriak dan pingsan. Jadi si jin muslim ini penunggu bedug tadi merasa tidak rela tabuh pemukul bedug tersebut digunakan untuk memukul anjing. Karena apa anjing dikatakan binatang anjing. Berarti tidak menghormati tabuh pemukul bedug tersebut. Pengertiannya demikian, 2 cerita tadi bahwa kesimpulannya di bedug tersebut terdapat penunggunya. tapi seiringnya jaman cerita penunggu bedug tersebut sudah tidak ada.

Pohon Kamboja dan Sumur
Kemudian, juga ada istilah cerita ghaib di sebelah utara masjid jami ada pohon kamboja. Asal muasalnya  banyak masyarakat sini dan masyarakat luar karangmojo itu pada saat mengalami bengkak badan yang terluka apa karena yang lain itu diambilkan getahnya pohon kamboja yang bearada di masjid jami karangmojo ,lalu di oleskan ke tempat yang bengkak  bisa sembuh untuk obat.
Ternyata masih ada cerita ghaib lagi. Ada  orang yang sakit mengambil air di sumur masjid ini  untuk obat, nyatanya banyak orang yang sembuh . Sayangnya,sumur  sudah ditutup untuk membangun sekolah. Tapi cerita ini banyak yang mempercayai karena dahulu banyak masyarakat yang telah membuktikannya sendiri. Kalau sakit atau mengalami bengkak mengambill getah pohon kamboja, dan mengambi air sumur yang ada di masjid jami karangmojo.
Refleksi terhadap sejarah peradaban islam
            Berziarah ke makam para wali atau ulama pendiri agama itu di perbolehkan karena untuk mengingatkan akan jasa para wali untuk umat islam. Dapat meningkatkan iman kita kepada allah. Yang tidak boleh itu meminta pangkat, jabatan, kekayaan kepada makam kyai karena itu termasuk musyrik. Mempercayai hal-hal yang mistis dan menduakan allah dengan menyembah atau meminta sesuatu bukan kepada allah. Kalau berziarah hanya mendoakan supaya para ulama bisa khusnul khotimah itu di perbolehkan. Kalau bisa mengajak keluarga supaya dalam satu keluarga tersebut mengetahui akan para wali.
            Mempercayai akan cerita ghaib itu boleh-boleh saja, bila tidak mempercayainya punjuga tidak apa-apa. Karena allah swt tidak hanya menciptakan manusia, tetapi juga menciptkan jin, setan, malaikat. Jadi kita tidak perlu akan takut akan jin maupun setan. Karena bila allah swt masih berada di hati kita pasti allah swt menjaga kita dari godaan jin, maupun setan. Anggap lah jin maupun setan mahluk allah yang tak nampak. Mereka ada, dan mungkin ada di sekitar kita. Kalau kita tidak menggangu maka mereka tidak menggangu kita. Bila ada kejadian yang tidak baik, harusnya kita sebagai manusia intropeksi diri. Apakah perbuatan kita itu baik atau tidak.
            Pengobatan alternatif sekarang marak dimana-mana. Melalui ramuan, atau pun tumbuhan itu pengobatan tradisional. Adapun yang menurut orang atau mitos dari masyarakat. Kadang-kadang mitos masyarakat tersebut benar. Maka dari itu bila ada pengobatan dari mitos masyarakat boleh dicoba, bisa jadi allah menyembuhkan dengan mitos tersebut. Yang penting kita sebagai umat islam tidak menyembah selain allah swt. Kalau dalam pengobatan apa salahnya cara-cara yang dianjurkan oleh masyarakat atau tetangga kita lakukan.
            Kita melakukan ziarah ke makam para wali atau ulama di perbolehkan. Kita mempercayai akan cerita ghaib itu juga boleh. Kita mempercayai penyembuhan melalui mitos itu juga boleh. Yang penting itu niat dari hati serta diri kita. Dan tidak menyembah selain allah swt.
           






           

           
           
           

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Esay restorant liberica mall the park

Nama    : Yuli Noviyanti Nim      : 175231122 Kelas    : 2 D PBS Datang yuk, ke Liberica The Park Mall Pada hari jumat tanggal 4...